Visi dan Misi

Visi

Dengan memperhatikan visi Pemerintah Kabupaten Kediri serta guna mengatasi berbagai permasalahan Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian yang ada serta guna mengatasi segenap kemungkinan munculnya berbagai permasalahan dan perkembangan yang ada, maka visi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kediri Tahun 2009-2013 telah ditetapkan dengan resmi yaitu : "Terwujudnya Tenaga Kerja yang berdaya saing tinggi dalam rangka perluasan dan penempatan tenaga kerja, sejahtera dan terlindungi dalam hubungan industrial yang mantap dan dinamis serta terwujudnya mobilitas penduduk yang produktif mandiri sesuai kebutuhan dan potensi daerah."

Tenaga Kerja yang berdaya saing tinggi artinya Tenaga Kerja tersebut harus mempunyai kualitas yang memadai serta terampil dan profesional dibidangnya, sehingga mampu bersaing dengan tenaga kerja dari daerah atau negara lain dalam memenuhi kebutuhan pasar kerja, baik didalam negeri maupun diluar negeri. Terlindungi artinya: terlindungi hak-haknya, keselamatannya dan kesehatannya. Sementara yang dimaksud mobilitas penduduk yang produktif dan mandiri adalah bahwa sumber daya manusia yang ada sesuai kebutuhan potensi daerah tersebut.

Dengan visi diatas, kedepan sangat diharapkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kediri dapat lebih banyak berperan dalam memberikan kesempatan dan mendorong kepada dunia usaha dan masyarakat melalui regulasi, fasilitasi dan publik service, agar mereka mampu mengembangkan usaha, kreativitas dan inovasinya untuk mewujudkan kesejahteraan bersama.


Misi

Guna mewujudkan visi diatas, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kediri telah menetapkan misinya sebagai berikut:

  • Meningkatkan pelayanan rumah tangga instansi dan kualitas (aparatur) dalam mendukung pelayanan masyarakat dibidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian.
  • Mengembangkan sistem informasi ketenagakerjaan dan ketransmigrasian melalui pemanfaatan teknologi informasi.
  • Mengembangkan dan memperluas kesempatan kerja, penempatan tenaga kerja, kewirausahaan dan transmigrasi sesuai kebutuhan sektor daerah.
  • Meningkatkan kualitas dan kompetesi tenaga kerja, purna kerja, transmigrasi melalui pelatihan dan peningkatan produktivitas.
  • Memfasilitasi penyiapan tenaga kerja trampil yang kompeten untuk memasuki pasar kerja dalam negeri maupun luar negeri.
  • Meningkatan perlindungan, pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan melalui hubungan industrial yang harmonis dan dinamis.
  • Mengarahkan mobilitas penduduk yang terencana teratur melalui peningkatan kerjasama antar daerah.
  • Meningkatkan pemberdayaan kawasan transmigrasi melalui penataan wilayah yang berwawasan lingkungan, cepat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan memalui pemberdayaan masyarakat, untuk mempercepat dan meningkatkan pusat - pusat pertumbuhan ekonomi.
Bagikan